Jumat, 07 September 2012

PerBincangan


"malam.. kau masih di sini?" "masih mau menemani??"
#ya, ini yang ditetapkan padaku, sedihmu takkan jd penghalang bagiku# _dengan nada datar Malam berikan jawaban.._

"jadi.. sebenarnya kau tak pernah benar2 perduli padaku??"

#... sedih yang kau rasa bukan salahku, itu karena Luka yang hinggap di hatimu#

"Luka.. " menunduk mengerutkan dahi.."Luka?? "
-sungguh heran aku mendengar jawaban Malam.. tak biasanya ia sedingin ini padaku- _berbicara ia tanpa bersuara.._
-namun aku lebih heran mendengar sebuah nama yang disebutnya--Luka..??-

" Malam, sudikah kau beri isyaratmu? siapa kiranya Luka ini?"
" mengapa ia hinggap di hatiku??"
"..lalu.. " nadanya menurun perlahan..
"..mengapa ia bisa membuat ku merasakan sedih yang teramat dalam...?" _semakin pelan suara yang terlontar dari tenggorokannya.. kering.._

_tak ada jawaban.. Malam diam tak bersuara.. tak pula hilang karena gelap masih menyelimutinya.._

-Luka... Luka.. siapa sesungguhnya Luka ini?? mengapa Malam tak kunjung memberi jawaban?? apa pula yang dilakukan Luka bersemayam di dalam hatiku?? -
 _untuk beberapa saat ia terduduk dihamparan pasir.. deru ombak seolah tak ada lagi buatnya.._

^Nak.. sudahlah, tak pantas kau bertanya pada Malam seperti itu, takkan pula Luka menunjukkan jati dirinya..^

_entah darimana datangnya suara lembut namun penuh kedewasaan itu berasal.._

"kamu.. kamu siapa??"
"dimana kamu bersembunyi??"
"apa maksud dari semua ini??" _terengah mencari-cari darimana asalnya suara itu datang.._-tapi kenapa rasa sedih ini sedikit mereda..?? siapa gerangan dia ini yang berbicara..??-

^Aku.. Waktu... ^

-Waktu??- _bergumam dalam hati_

 "wahai Waktu, sudilah kiranya tunjukkan wujudmu?"

^aku tak berwujud..^^hanya sedikit dari mereka yang menyadari aku ada^

-tak berwujud??..-   _semakin keheranan dibuatnya.._"lalu... ada apa gerangan kau menyapa'ku?"

^aku diutus tuk menjinakkan Luka yang bersemayam di hatimu dan meredakan rasa sedihmu^
^berjalanlah bersamaku, maka kau akan sembuh..^
^jangan diam terlalu lama karena aku takkan menunggu..^

_terdiam tak percaya akan apa yang dikatakan Waktu_

"bagaimana aku bisa berjalan bersamamu bila mata ku pun tak mampu bedakan diri mu??"

^dengan cara menjalani lagi kehidupan mu..^
^kehidupan yang telah dianugerahkan pada mu..^
^kehidupan yang di dalamnya disisipi segala macam kenikmatan yang dihalalkan bagimu..^
^dengan cara begitu kau telah berjalan di sampingku.. maka kan kusembuhkan sakitmu..^

_ragu sesaat mengisi ruang kosong di fikirannya_
_namun Waktu terus berjalan_
_maka melangkahlah pula ia menuju kehidupan yang sempat dilupakannya.._

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

komentar aja.. semoga dapet pahala.. amin..