Minggu, 03 Maret 2013

Kata

Ah..
kata tak pernah sesulit ini tuk ditemukan..
Mungkin kali ini terlalu jauh dia bersembunyi..

posted from Bloggeroid

Sabtu, 02 Maret 2013

Timur ku


Lama banget (menurut gw c)..dah lama banget ga update blog lg..
Setelah sekian lama vakum,baru td malem.
Feelnya udah ga dapet,apa itu artinya gw dah ga galau lg..?? Haha. Ya kata org,sisi positif seseorang lg patah hati,kecewa,kesepian,galau dll adalah otak mereka jd lebih kreatif untuk menulis...wkwk iya kali gt...
Ini masi dalam rangka uji coba nulis by phones..
Foto di atas diambil waktu gw sering tugas ke daerah timur.
Itu kalo ga salah waktu lagi di Kupang. Timur kita indah loh,menurut gw c potensi pariwisatanya tinggi,tapi ya...namanya potensi,kalo ga diasah dan dikeluarkan energinya,ya cukup jd potensi aja terus...haha.
Kupang, Atambua (Belu), Sumba Barat Daya...gw angkat jempol buat pantai2nya...manteb bro. Kalo aja gw berkunjung bukan dalam rangka tugas,dah gw deketin atu2.
Sayangnya gq cm bisa liat dr jauh sebagian yg mantebnya.
Lagian nikmatin pemandangan,tanpa ada teman bebagi,rasanya kurang gimana gitu.
NTT, satu sudut indah negeriku.

posted from Bloggeroid

Testing

Ok gampang c emg..tp berarti blog baru? Trus kalo gw mo akses ke blog gw buat update gmn caranya..hhh..blogspot payah..masa hr gini lom pny aplikasi sendiri...
Testing doank ini c..wkwkwk

posted from Bloggeroid

Sabtu, 15 September 2012

Penantian..?

tak mudah dimengerti..
seperti melayang mengintai hening malam, berputar dan menukik namun tak pernah sampai ke dasar.. hanya angin yang terasa semakin besar melawan arah..

entah apa sesak yg penuhi tubuh ini, buat terjatuh namun tak membentur..
berat namun buat melayang..

butiran air terasa seperti menembus poriku yang berjejal.. hilang namun tak meyejukan..
saat kepala ini menengadah,hanya bayang kilau kecil yang saling berlomba menerpa pandang..

masih melayang menanti dasar yang tak terlihat..
masih sanggup menari jemari menerka waktu yang terlewati.. sedah berapa lama? berapa lama lagi? apa yang akan ditemui?

terkadang dingin menyelusup bekukan denyut,buat tak ayal ingin menyerah..
namun.. menyerah pada apa?

seandainya ada cahaya..
hingga bisa ku bermain dengan bayang, mungkin semua rasa ini akan hilang..

Teka -teki Buta..


mencari kata yang tertelan kebisuan..
menghirup dalam dan panjang udara yang kian membumbung..

sesak bukan yang kudamba, bukan yang kurasa..
meletup-letup hati, melompat-lompat, coba tuk intip yang tersembunyi dibalik waktu..

suatu saat nanti hanya kata yang membuai ku tuk terus berderak..
menghantamkan kepal tangan yang kian membatu..

kesempatan hanya layaknya janji.. yang kukejar walau menipu..

bukan kisah sesal yang ku urai..
yang sempat terlintas dalam benak kepala-kepala yang berfikir..

mungkin cita hanya cerita, terungkap dalam lembaran waktu..
sadar ku tak menyadari yang harus kusadari..

bermain dengan imagi mu itu yang ku tahu..
benak yang terkotak dalam sebuah segitiga kecil yang tak bersudut..

tak berniat ku curangi malam ini.. dengan sebuah teka-teki buta tak berkata kunci..
pertanyaan tanpa jawaban..

Bila Kamu Yang Mendengar..?


ceritanya mahluk misleuk (menurut satu kawand yang entah apa artinya) ini berjalan mnyusuri lembayung senja yang menghampari langit saat ini..

meluncur mulus di atas pedati besi yang bukan miliknya menyita mata yang sempat melihat atau mendengar senandung tak berirama di sapuan angin yang membelai bibir keringnya yang retak..

tapi tau kah bila tepat saat itu hatinya pun dapat terdengar, maka berbeda mungkin mata-mata yang memandangnya, peka mungkin telinga-telinga yang mendengar.. sebagian senyum mungkin tekembang dan sebagian menguncup..

bila Azzam mendengarnya mungkin bertutur dia "kau seperti sebuah sekoci yang melunta-lunta di deru gelombang samudera setelah bahtera yang kau bawa sengaja kau karamkan di antara gunung-gunung es yang bersembunyi di bawah langitmu.. karena kau tau kau akan menabrak dinding kaca yang menghadang di hadapan meski hari ini masih belum terlihat.. sekarang kau pasti dahaga dan menjadi lebih gila.."

namun bila Gibran yang mendengarnya mungkin dia akan berkata.." kau seperti sayap-sayap patah yang terpotong oleh pedang yang kau sembunyikan sendiri di baliknya.. kini merengek meminta pada angin agar bersedia membawamu serta.."

bila kawannya mendengar mungkin akan berkata " jangan terlalu gila teman, dunia ini tak selebar daun kelor, tak setinggi pohon pinang dan tak sedalam ember di kamar mandimu.. kamu kira hanya itu urusan yang ada di dunia ini? masih banyak masalah yang harus kau selesaikan, tinggalkan saja dulu sejenak, hingga kau temukan jawaban dalam benakmu sendiri..."

namun bila terdengar oleh musuhnya berkata mungkin.."Kau kira aku ni emakmu! pergi sana tangisi nasibmu sendiri!..hahaha!!"

bila Ibunya mendengar mungkin beliau berkata.." Nak..betapapun kau tak sanggup membalas budiku.. aku sayang kamu, betapapun kau sakiti hatiku.. aku masih sayang kamu, tapi tolong jangan menyakiti dirimu sendiri.. itu lebih sakit nak.."

bila ayahnya yg mendengar.. "kedewasaan dan kebijaksanaan tidak datang dengan sendirinya.. bila kau tak sanggup menghadapi ini.. maka siapa yang akan mau menjadikan mu sebagai pemimpin kelak?.."

Lalu bila kamu yang mendengar… ???

Terang saja...


kenapa terang?
kenapa tak gelap atau tak gendong?
ini bercerita tentang terang yang meredup yang ingin menulis..karena tidak tau apa yang ingin disiratkan maka takkan ada makna yang tersirat.. kecuali bagi orang-orang yang terlalu sensitif akan terang..

terang tak sekuat kira benak mu, terang tak seluas imajinasi..
terang tak begitu indah lagi, sebagian terang telah terisi gelap, gelap yang lebih mengancam karena tidak terlihat hingga takkan lihai lagi bayang menghindar..

mungkin gelap terkadang dapat menyejukkan.. dikala terang terlalu berambisi menjadi pahlawan karena telah menyandu pujian-pujian pagi dan sore..
ungkapkan semua yang terkandung dalam terang dan gelap, lihat ada kesamaan di keduanya..
keduanya sama-sama semakin menyerong membentuk guratan yang bertemu pada satu titik yang nyaris tersamarkan.. titik yang hanya dapat diraba dan diterka dengan probabilitas yang sangat kecil..
karena dunia berotasi dalam terang dan gelap..
tak terbayangkan bila terang merajai semuanya atau gelap menyelimuti seluruh tubuhnya..  “jelek kan?? bilakah tidak mata yang berbeda memandangnya maka berbeda pula penafsiran mana gelap dan terangnya..
terkutuk mungkin bila gelap dijadikan pandu untuk berjalan.. namun akan buta bila hanya terang yang bisa dilihat dan dimantrai..
tak ada tempat tuk melangkah karena hidup tak seperti papan catur yang berendakan hitam dan putih..
hidup telah berjejal dengan ketidak teraturan..seperti ketidak teraturan kata yang dicecerkan di sini.. gurat sana gurat sini, coret sana coret sini, edit sana edit sini..
terang dan gelap menurut si buta dan tuli ini adalah bentuk keteraturan yang semakin tidak bisa diatur, ditarik sana kurang di sini...dan terbalik semua pemahaman yang habis waktu dibuat untuk mencarinya..
patah lagi satu filosofi hidup yang diandalkan para pemikir logis.. seakan pemikir yang tidak logis memenangkan pertarungan.. padahal baru kalah ia bila berfikir seperti itu..
karena itu pemikiran yang logis..

tenang..kebingungan tidak hanya ada dalam benak tuan dan nyonya atau nona dan tuan muda, kebingungan ada dimana-mana, dalam gelap atau pun terang ia selalu hadir.. hanya saja sebagian ada yang tidak membuatnya menjadi sistem dalam hidup, sehingga tak terasa kebingungan dalam gelap ataupun terangnya..
simpanlah semua pertanyaan di lubuk yang terdalam.. keluarkan seperlunya bila diperlukan, jawaban adanya di benak dan hati yang tidak tertata sehingga sulit ditemukan..
yakin ada di antara semua kebingungan terang dan gelap..
Terang saja.....

#1. Ini Budi..


Monday, July 6, 2009 at 9:00am ·
(sebenernya ini gw import dari fb gw.. dulu gw waktu suka nulis iseng, lom bisa bikin blog.. nah.. makanya ni sekarang gw import.. dengan tidak mengurangi rasa coklat ataupun keju.. selamat menikmati... ;p )

Nama gw Budi, sekarang gw duduk di kelas 3 Sekolah Dasar swasta di desa Sangkumurung, gw anak ke 4 dari 5 bersaudara, gw punya keluarga sederhana yang ga banyak ngeluh walaupun kehidupan sekarang ga se-berkecukupan dulu, sebagai gambaran aja, sekarang mobil kita tersisa hanya dua, satu mitsubishi evo 4 punya nenek gw dan satu lagi mercedes benz boxer lawas bokap gw yang lebih sering dipake ma kaka gw yang sekarang duduk di SMP kelas tiga.
Emang c kadang gw kangen, pengen jalan2 bareng kaya dulu lagi keliling eropa, karena sekarang cuma bisa ke Bali doank, itupun cuma bisa seminggu sekali...
Yasudahlah.. gw harus lebih ikhlas nerima semua keadaan ini.."SEMANGAT!!!"..
hhhh...pagi yang terlalu cerah, bikin mata gw terpaksa mengecil menghalau kilaunya..jadi inget kemaren.. sama sekitar jam segini gw sedikit ngelamun nungguin guru yang krjaannya kalo ga telat, ato ga, ga masuk ngajar..
pas baru aja layar khayal gw terkembang tiba-tiba c Bibi ngejerit.. itu panggilan buat Black Berry yang gw dapet dari bokap taun kemaren waktu gw berhasil masuk ranking 10 besar..
withheld..gw pikir siapa neh hari gini dah nelp pake private number?..kurang kerjaan banget..
waktu gw jawab.."halo.." ga da jawaban.."Laho..Loha..Uhuy..sapa di seberang sana?.."..cuma ada suara lalu lalang kendaraan..ni orang lagi di terminal apa, berisik banget..yasud gw tutup aja sambil aga dongkol..
Sekitar 15 menit kemudian dan gw belum bisa ngelamun lagi.. c Bibi ngejerit lagi, setelah gw liat..masih aja private number..
gw angkat g y?males gw ngadepin orang yang suka ga penting kaya gini.. gw cuekin aja dulu tu c Bibi, tapi lama-lama ganggu jg, dengan itikad baik, ya udah yang tadi gw maafin sekarang semoga ga kaya tadi..."halo." dengan suara lebih lantang.."halo! sapa neh?! jangan kaya gene donk.."
ada yang aneh.." O.M.G...pe-lease...snap! snap! snap!".. masih diem aja..
tapi sekarang kedengernya kaya lagi di kamar mandi..ada suara keran yang ngucur..terus ga lama ada suara kloset yang di siram.."flushhh...serrr.." loh apa-apaan neh?! ngedumel dalam hati, semakin dongkol..

(sorry gw ada kerjaan laen..tar gw terusin ceritanya...simak terus y..)

Selasa, 11 September 2012

judulin aja dah sendiri...


bersembunyi, menanti kisah ini mati... kelu tak sanggup uraikan bait belati yg kemarin mengoyak asa.. pun tak berani ku meratapi... tak bernyali mulut ini ingkari setiap katany.. namun.. tak ingin malam ini cepat berakhir... tak ingin ku terbangun dari mimpi .. tak ingin senyum itu pudar.. letih sudah ku mencari.. lelah ku bangun hati untuk hancur, lagi dan lagi.. menyatukan setiap kepingnya satu-persatu.. merekat dan coba tuk berdiri lagi.. setiap kali ku satukan.. setiap itu pula ada keping yg hilang .. tak pernah bisa kembali sempurna.. lalu hingga kapan..? hingga habis semua kepingannya..?

Jumat, 07 September 2012

PerBincangan


"malam.. kau masih di sini?" "masih mau menemani??"
#ya, ini yang ditetapkan padaku, sedihmu takkan jd penghalang bagiku# _dengan nada datar Malam berikan jawaban.._

"jadi.. sebenarnya kau tak pernah benar2 perduli padaku??"

#... sedih yang kau rasa bukan salahku, itu karena Luka yang hinggap di hatimu#

"Luka.. " menunduk mengerutkan dahi.."Luka?? "
-sungguh heran aku mendengar jawaban Malam.. tak biasanya ia sedingin ini padaku- _berbicara ia tanpa bersuara.._
-namun aku lebih heran mendengar sebuah nama yang disebutnya--Luka..??-

" Malam, sudikah kau beri isyaratmu? siapa kiranya Luka ini?"
" mengapa ia hinggap di hatiku??"
"..lalu.. " nadanya menurun perlahan..
"..mengapa ia bisa membuat ku merasakan sedih yang teramat dalam...?" _semakin pelan suara yang terlontar dari tenggorokannya.. kering.._

_tak ada jawaban.. Malam diam tak bersuara.. tak pula hilang karena gelap masih menyelimutinya.._

-Luka... Luka.. siapa sesungguhnya Luka ini?? mengapa Malam tak kunjung memberi jawaban?? apa pula yang dilakukan Luka bersemayam di dalam hatiku?? -
 _untuk beberapa saat ia terduduk dihamparan pasir.. deru ombak seolah tak ada lagi buatnya.._

^Nak.. sudahlah, tak pantas kau bertanya pada Malam seperti itu, takkan pula Luka menunjukkan jati dirinya..^

_entah darimana datangnya suara lembut namun penuh kedewasaan itu berasal.._

"kamu.. kamu siapa??"
"dimana kamu bersembunyi??"
"apa maksud dari semua ini??" _terengah mencari-cari darimana asalnya suara itu datang.._-tapi kenapa rasa sedih ini sedikit mereda..?? siapa gerangan dia ini yang berbicara..??-

^Aku.. Waktu... ^

-Waktu??- _bergumam dalam hati_

 "wahai Waktu, sudilah kiranya tunjukkan wujudmu?"

^aku tak berwujud..^^hanya sedikit dari mereka yang menyadari aku ada^

-tak berwujud??..-   _semakin keheranan dibuatnya.._"lalu... ada apa gerangan kau menyapa'ku?"

^aku diutus tuk menjinakkan Luka yang bersemayam di hatimu dan meredakan rasa sedihmu^
^berjalanlah bersamaku, maka kau akan sembuh..^
^jangan diam terlalu lama karena aku takkan menunggu..^

_terdiam tak percaya akan apa yang dikatakan Waktu_

"bagaimana aku bisa berjalan bersamamu bila mata ku pun tak mampu bedakan diri mu??"

^dengan cara menjalani lagi kehidupan mu..^
^kehidupan yang telah dianugerahkan pada mu..^
^kehidupan yang di dalamnya disisipi segala macam kenikmatan yang dihalalkan bagimu..^
^dengan cara begitu kau telah berjalan di sampingku.. maka kan kusembuhkan sakitmu..^

_ragu sesaat mengisi ruang kosong di fikirannya_
_namun Waktu terus berjalan_
_maka melangkahlah pula ia menuju kehidupan yang sempat dilupakannya.._